Breaking News

Jabon Merah (Anthocephalus macrophylus)

JABON MERAH

Jabon Merah  ( Anthocepalus macrophylus ) merupakan tanaman kehutanan yang pertumbuhannya sangat cepat sehingga digalakan untuk Hutan Tanaman Industri. Pohon ini tumbuh baik pada ketinggian 0-1000 m dpl, tumbuh pada tanah ringan dan berdrainase baik dengan curah hujan kurang dari 1920 mm/tahun. Toleran terhadap tanah asam dan berdrainase jelek tetapi bukan tanah tererosi.

Perbanyakan Jabon Merah dengan biji memiliki beberapa kelemahan yaitu: tingkat keseragaman rendah, pertumbuhan lambat, bibit biasanya terkontaminasi penyakit, banyak cabang, usia panen lebih lama sehingga pengembalian modal lama.

Kendala diatas dapat diatasi dengan teknik stek pucuk dengan perlakuan hormon pertumbuhan dengan memanfaatkan pohon jabon merah yang memiliki sifat-sifat unggul sebagai tanaman induk dengan teknik stek pucuk perlakuan hormon tumbuh maka didapatkan bibit jabon merah yang memiliki tingkat keseragaman tinggi, batang lurus, tinggi, sedikit cabang, bebas kontaminasi hama dan penyakit, usia panen lebih cepat sehingga pengembalian modal lebih cepat ( panen 4 tahun 0,36 m3/pohon (d 24 cm ), 6 tahun 0,65 m3/pohon ( d 40 cm).
KEUNGGULAN JABON MERAH
1.Tinggi pohon dapat mencapai 45 meter
2.Batang bundar dan tegak lurus ( diameter bisa mencapai 160 cm )
3.Tekstur kayu halus sampai agak kasar
4.Permukaan kayu licin atau agak licin dan mengkilap
5.Warna kayu kemerah-merahan menyerupai meranti
6.Kemampuan menahan air dan menyimpan air sangat tinggi ( cocok untuk menahan tanah dari erosi )
7.Mampu menghasilkan oksigen dalam jumlah besar.
8.Dapat dibuat veneer dengan standar pasar Timur Tengah, Korea Selatan, Eropa dan Amerika Serikat.
9.Dapat dibuat veneer untuk face-back pada produk plywood menggantikan meranti dan kayu alam lainnya
10.Log dapat dikupas dengan rotary sederhana (cina ), konvensional ( uroko Jepang ) dan digital ( Finlandia ) dan menghasilkan veneer kualitas prima.
11.Pengolahan veneer untuk plywood tidak masalah saat proses hot press, cold press sampai punishing.
12. Kualitas kayu lebih baik dibanding sengon dan jabon putih ( density/berat jenis)0,44-0,51 gram/cm3 pada kadar air 15 %. Sengon hanya 0,33 gram/cm3)
13.Termasuk kayu kelas IV dan V


No comments